Circle Gallery

Jumat, 19 Januari 2018

Hadapi Pemilu 2019, PKB Mulai Buka Pendaftaran Bacaleg




BOGOR - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bogor mulai membuka pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan mengikuti Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. 

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Kabupaten Bogor Dedi Syarif mengatakan, pendaftaran bacaleg yang akan bertarung untuk meraih kursi DPR RI, DPR Provinsi, DPR Kabupaten itu dibuka sejak 20 Januari hingga 28 Januari 2018. Para peminat bisa mendaftarkan diri melalui Kontak Whats App, maupun datang langsung ke Graha Gus Dur PKB Kabupaten Bogor.

Ketua LPP PKB Bogor ini mengungkapkan, pendaftaran dibuka untuk memberi kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat. Menurutnya, siapa saja boleh mendaftar, baik kader internal PKB sendiri maupun yang sebelumnya berkiprah di parpol lain, TNI, Polri, PNS dan profesional lainnya.

"Prinsipnya, siapapun boleh mendaftar. Bahkan anak-anak muda, mahasiswa, silakan. Tentu saja dengan memperhatikan aturan kepemiluan dan ketentuan yang berlaku," kata Dedi.

Para pendaftar, lanjut Dedi, dipersilakan menentukan Daerah Pemilihan (Dapil) yang diminatinya. Nantinya seluruh calon akan dievaluasi secara ketat meliputi banyak aspek dan kriteria. Nilai dan peringkat yang diraih oleh para pendaftar, akan menjadi basis penentuan nomor urut di dapil masing-masing.

"Semua akan dilakukan secara transparan dan seobyektif mungkin. Tidak ada prioritas, para petahana juga harus mengikuti proses ini tanpa kecuali," kata Dedi.

Setiap bacaleg nantinya akan mendapat kesempatan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat. Hal ini penting untuk menguji kapasitas intelektual, popularitas dan elektabilitas masing-masing calon dan menepis anggapan bahwa ada subjektivitas dalam penentuan bakal calon.

Menurut Ketua LPP PKB Bogor ini, proses yang obyektif dan fair play akan memudahkan partai dalam memperoleh bacaleg yang berkualitas. Yang menarik, PKB juga menerapkan skema zonasi dan kompensasi di tiap dapil di semua tingkatan.

Mekanisme ini dinilai Dedi lebih baik dan berkeadilan. Sehingga para caleg nantinya bisa lebih fokus berkompetisi dalam upayanya menunjukkan bahwa PKB hadir untuk menghapus kesenjangan, serta mendatangkan keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat Indonesia.

"Skema itu sebagai mekanisme internal untuk meningkatkan sportivitas. Dengan begitu diharapkan ada kompetisi yang lebih fair dalam upaya meraih kursi di antara masing-masing caleg dalam satu dapil," unkap Dedi.

0 komentar:

Posting Komentar